Destinasi Wisata Kabupaten Blitar Kembali di Buka, Bupati Rijanto Bagikan APD Kepada Pelaku Usaha

0
326

BLITAR – Suksesinasional.Com –
Beberapa destinasi wisata di Kabupatenen Blitar mulai dibuka kembali. Tentu ini adalah berita menggembirakan bagi para pelaku usaha. Setelah 3 bulan lebih sejak Maret lalu tempat-tempat wisata ditutup karena pandemi virus Corona.

Hari ini, Minggu (12/7/2020), bertempat di Kampung Coklat Desa Plosorejo Kademangan, Bupati Blitar Rijanto menyerahkan bantuan kelengkapan protokol kesehatan kepada para pelaku usaha pariwisata. Pemberian Alat Pelindung Diri (APD) ini hanya sebagai stimulan bagi para pelaku wisata yang siap membuka lagi usahanya.

“Pemberian APD ini hanya sebagai stimulan bagi mereka-mereka yang siap membuka lagi usahanya seperti hotel, rumah makan, usaha-usaha wisata yang lain kita akan buka secara bertahap dan berkelanjutan. Kita buka tetapi dengan catatan menerapkan protokol kesehatan. Bukan berarti kalau sudah dibuka terus bebas. Jangan, nanti akan jadi masalah”, kata Bupati Rijanto.

Dirinya meminta kepada teman-teman media untuk membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat yang ingin berekreasi ke tempat-tempat wisata yang sudah dibuka kembali.

“Saya minta kepada teman-teman media untuk membantu menyampaikan informasi kepada masyarakat yang ingin berekreasi ke kampung coklat, Blitar Park, Puspo Jagat dan sebagainya. Namun tentunya protokol kesehatan diterapkan dengan disiplin.

Kalau ini bisa dilakukan tentunya ekonomi bisa bergerak namun virus Corona bisa kita tekan”, ucap Rijanto.

“Kita pantau, kalau zona merah kita tahan dulu. Zona merah tidak boleh. Orange , kuning, hijau boleh. Zona orange boleh tapi ketat”, lanjutnya.

Rijanto menambahkan bahwa dibukanya kembali tempat wisata ini sesuai perjanjian para pelaku wisata.

“Sesuai perjanjian mereka, kalau mereka mengajukan untuk dibuka, kita akan tinjau, kita cek, kemudian dibuka. Kalau ada pelanggaran akan ditutup.

Dari 11 yang mengajukan, ada 8 yang sudah dinyatakan bisa dibuka. Seperti kampung coklat, Blitar Park, Kampung Sakura, Negeri Dongeng dan Pantai Serang”, kata Bupati Rijanto.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata Kabupatenen Blitar, Suhendro Winarso mengatakan bahwa atas perintah Gugus Tugas membagikan APD kepada para pelaku wisata.

“Hari ini, atas perintah Gugus Tugas untuk membagikan masker sebanyak 2.758 biji, face shield 564 biji, handclove 230 box, tempat cuci tangan 49 buah, Thermo Gun 8 buah. Kita bagikan kepada pengelola jasa pariwisata mulai dari pengelola wisata, pemandu wisata, hotel dan restoran, biro perjalanan wisata dan pemandu wisata.

APD bukan hanya untuk tempat destinasi tetapi untuk jasa secara umum. Sebagai stimulan, penyemangat rekan-rekan ditengah masa yang sangat sulit. Kita berharap semoga semua mampu bertahan dan bisa segera keluar dari kondisi krisis ini”, ujar Hendro.

Dirinya menambahkan, khusus untuk kolam renang, pH airnya harus diatas 7 sesuai petunjuk teknis dari dinas kesehatan.

Sementara itu Kholid Mustofa, pemilik usaha wisata kampung coklat menjelaskan bahwa terkait protokol kesehatan di Kampung Coklat, himbauan terus ada. Baik tulisan maupun lewat pengeras suara.

“Himbauan terus ada, baik tulisan maupun lewat pengeras suara. Pengunjung disini malah diedukasi. Kalau di luar agak longgar tapi disini malah justru ketat. Ada tim kita sebanyak 19 orang untuk mengedukasi itu.

Jika pengunjung di dalam melebihi, maka di depan kita tutup. Alur kita rubah. Kalau dulu pintunya ada dua, sekarang cuma satu. Pintu masuk lewat Barat dan keluarnya sebelah Timur sehingga tidak ada pertemuan antara pengunjung yang masuk dan yang akan keluar”, terang Kholid.

Dari pantauan awak media, sejak uji coba dibukanya kembali wisata Kampung Coklat beberapa hari lalu, pengunjung mulai banyak berdatangan. Nampak para pengunjung menikmati suasana Kampung Coklat yang banyak perubahan disana sini. Nampak lebih luas dan makin rapi dan bersih. Berbagai aneka makanan dan minuman tersedia.

Utamanya berbahan dasar coklat. Kepada awak media, Kholid menawarkan satu makanan baru yang disebut “Sate coklat” yang terbuat dari aneka buah dingin yang ditusuk seperti sate dan dilumuri coklat. (ek)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here