Terlibat Pencurian Sepeda Motor, Bahrul Ulum Asal Desa Rapalaok Diringkus Reskrim Polsek Semampir

0
10974

SURABAYA- Dua pelaku pencurian sepeda motor (Curanmor) ditangkap Unit Reskrim Polsek Semampir Polres Tanjung Perak Surabaya.

Kedua pelaku bernama Bahrul Ulum (19) asal Desa Rapalaok Kecamatan Omben Sampang Madura dan Riza Saputra(19) warga Jalan Tambak Wedi Surabaya.

Meski keduanya tergolong berusia belasan tahun. Namun dalam melakukan aksi kejahatanya tidak diragukan lagi.Menurut dari hasil pengembangan yang dilakukan petugas kepolisian. Mereka sudah beraksi dibeberapa tempat diwilayah Surabaya.

Kapolsek Semampir Kompol Ariyanto Agus melalui Kanit Reskrim Polsek Semampir AKP Tritiko Gesang Hariyanto SH mengatakan, penangkapan keduanya setelah berhsil mencuri sepeda motor Honda Vario warna abu abu milik Suja’i warga Wonokusumo Surabaya.

Berawal dari laporan korban dan mengetahui ciri ciri pelaku. Poilsi berhasil menangkap kedua pencuri ini saat melintas dijalan Rajawali Surabaya saat mengendarai sepeda motor yang tidak menggunakan plat nomor pada hari Selasa (25/03 /2019).

Petugas yang menaruh curiga terhadap kedua maling tersebut, langsung memberhentikan laju kendaraannya. Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata sepeda motor tersebut tidak dilengkapi surat surat yang sah.

Polisi terus melakukan pengembangan dan pemeriksaan terhadap keduany. Dari hasil pemeriksaan, Polisi mendapati barang bukti 1 buah kunci T dan 1 buah Sok serta 1 buah kunci L yang digunakan untuk melakukan tindak kejahatan,”ujar AKP Tritiko Sabtu (30/03/2019).

Tritiko menambahkan, dari hasil pengakuannya, sepeda motor tersebut merupakan hasil curian didaerah Keputih Surabaya.Kedua pria ini mengaku pernah melakukan pencurian sepeda motor Honda Beat warna White Blue Nopol L 2228 PE didaerah Sidotopo Kidul Surabaya.

Menurut catatan Kepolisian, kedua pria ini pernah melakukan mencuri bersama kedua temannya berinisial MT warga Bulak Banteng dan RN warga Jalan Bolodewo Pasar Surabaya.

Ketika mau ditangkap pelaku berhasil melarakan diri. Saat ini polisi terus memburu keberadaan keduanya yang sudah masuk daftar pencarian orang (DPO).

Kedua pelaku mengaku menjual hasil sepeda motor hasil kejahatannya ke daerah Desa Parseh Bangkalan Madura seharga Rp 2.000.000. Polisi berhasil menyita barang bukti 1 unit sepeda motor Honda Vario ,1 buah kunci T 1 buah kunci Sok, 1 buah kunci L .

Akibat dari perbuatannya kini keduanya harus mendekam dibalik jeruji besi tahanan Mapolsek Semampir Surabaya. Mereka akan dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan (Curas) dengan ancaman pidana 7 tahun penjara. (rus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here