Timbun BBM Bersubsidi, SPBU Blega Bangkalan Di Segel Polda Jatim

0
595

BANGKALAN–Petugas Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirreskkrimsus) Polda Jatim meringkus enam orang sindikat pelaku tindak pidana penimbunan dan niaga BBM jenis solar tanpa izin, serta penyalahgunaan niaga bahan bakar minyak bersubsidi

Dari penangkapan itu, polisi mengamankan dua mobil truk modif tangki beserta sejumlah para tersangka. Mereka adalah Tindah (Pembeli BBM Bio Solar) Supriyono (Supir Truk) Khoirul Anam(Kernet Truk) Nur Hidayat (Pengawas SPBU) dan M Sukri (Operator SPBU).

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan didampingi Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Gidion Arif Setiawan saat Konferensi Pers di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Bangkalan mengatakan.

Kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) di Bangkalan ini ternyata sudah berjalan sejak satu tahun yang lalu,” kata Irjen Pol Luki Hermawan Rabu (11/12/2019).

Luki juga menjelaskan, terbongkarnya sindikat penyalahgunaan BBM tersebut, atas pengembangan kasus di wilayah Kabupaten Sumenep beberapa waktu lalu.

Awalnya petugas Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim bersama anggota Polres Bangkalan mendapatkan barang bukti 3 unit mobil tangki duduk warna hitam yang berisi BBM.

Selama berjalan satu tahun ini, ada sekitar 2.160 ton BBM bersubsidi yang ditimbun dan dijual kepada sejumlah perusahaan,” imbuhnya.

Dari hasil penangkapan itu, polisi menyita barang bukti yakni, truck merk Izuzu beserta STNK nopol B 9213 IV yang di dalamnya terdapat tangki besi Kapasitas 8000 L yang berisi BBM Bio Solar ± 1,5 Ton.

Truk merk Mitsubishi beserta STNK nopol AD 1590 KF yang di dalamnya terdapat tangki besi Kapasitas 8000 L dalam keadaan kosong, satu buah mesin pompa merk Yamagawa, sebelas bull warna putih dengan kapasitas 1000 L dalam keadaan kosong.

Empat buah tandon warna kuning dengan kapasitas 5300 L dalam keadaan kosong, satu buah tangki tandon besi dengan kapasitas 8000 L dalam keadaan kosong dan meteran bio solar.(rus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here