Seorang Pelajar SMA Diamankan Polsek Galis Lantaran Nyolong HP Disalah Satu Pondok Pesatren Bangkalan

0
640
Tersangka YA Saat Diamankan Ke Kantor Mapolsek Galis Bangkalan Madura (Reporter // M. Rusdi )

BANGKALAN–Suksesinasional.Com — Seorang pelajar SMA diamankan petugas Reskrim Polsek Galis Bangkalan Madura. Pelaku yang masih berusia 16 tahun itu berinisial YA bin Ahmad (16) warga Sawah Pulo Kulon Gg II Kelurahan Ujung Kecamatan Semampir Surabaya.

Dia ditangkap polisi pada hari Senin 13 Januari 2020 sekira pukul 03:00 dini hari Wib lantaran mencuri Handphone disalah satu Pondok Pesantren Sirojul Ulum Al Marzuqiyah di Dsn Rembah Kecamatan Galis Bangkalan Madura.

Saat melakukan pencurian, YA tidak sendirian.Dia bersama temannya bernama Iwan (21) warga Jalan Bulak Banteng Wetan Gang 14 Kelurahan Sidotopo Wetan Kecamatan Kenjeran Surabaya. Iwan sendiri saat ini masuk daftar pencarian orang (DPO),” ujar Kasubag Humas Polres Bangkalan AKP Bahrudi Selasa (13/01/2020)

Dari tangan pelaku, Polisi menyita barang bukti 1 buah handphone merk Samsung Galaxy J 1 ace warna hitam serta 1 potong sarung merk Mangga Fiesta warna coklat motif garis-garis.

YA ditangkap polisi karena adanya laporan dari salah satu warga karena masuk ke dalam rumahnya di Desa Rembah Ds/ Kecamatan Galis Bangkalan,” tuturnya.

Menurut sang pemilik rumah, YA berusaha masuk ke dalam kamar. Seketika itu juga, YA langsung diamankan. Saat diperiksa, ditemukan1buah handphone merk Samsung Galaxy J1 ace yang terjatuh dari dibalik sarung yang dikenakannya.

Ketika ditanya milik siapa handphone tersebut, YA mengaku hasil curian di salah satu kamar Ponpes Sirojul Ulum Al-Marzuqiyah milik salah satu santri bernama Muhammad Sofa. Handphone tersebut diambil pada saat pemiliknya sedang tertidur pulas.

YA mengaku, dalam
menjalankan aksinya dirinya dibantu salah satu temannya bernama Iwan.Namun saat mendengar YA ketahuan sang pemilik rumah yang telah disatroninya.

Dia lantas melarikan diri agar lolos dari kejaran petugas .Kini polisi masih terus memburu keberadaan Iwan ,” tambah Bahrudi. (*rus*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here