Caplok Kepentingan Warga, Nama Jalan Suko Semolo I Lenyap, Diduga Ada Oknum Pemkot Bermain

0
431

SURABAYA-Suksesinasional.Com-Hilangnya nama Jalan Suko Semolo I, baik di lingkungan nyata (di kawasan Semolowaru) ataupun di Google Maps memang tidak berdampak langsung pada warga di luar Semolowaru.

Namun, hilangnya Jalan Suko Semolo I ini dapat membingungkan masyarakat sekitar, mengingat akses jalan yang berdekatan akhirnya juga ditutup, buntu dan bisa jadi menghilang secara pelan – pelan.

Jalan yang seharusnya menjadi hak public itu tiba tiba menghilang ‘dirampas’ dan dikuasai oleh sekelompok orang elite nan kaya, demi menjaga agar lingkungan perumahan elite itu tidak terganggu.

Jalan Suko Semolo I tak ada lagi, dan jalan sekitarnya seperti Jl Suko Semolo VIII dan Suko Semolo IX, buntu dan tertutup. Kelak bisa jadi 2 jalan yang pernah menjadi akses bagi warga RT 01 dan RT 05 (keduanya masuk di wilayah RW 07 Suko Semolo) akan menghilang juga, bisa jadi.

Bagaimana tiba-tiba Jalan Suko Semolo I yang selama ini menjadi jalan umum, tiba-tiba tidak ada sejak pembangunan Perumahan Central Park? Sebab pada peta yang dikeluarkan Dinas Tata Kota tahun 1988, jelas dalam site plan masih memuat Jl Suko Semolo I.

“Namun sejak pembangunan Perumahan Central Park sekitar tahun 2003, jalan itu menghilang karena digunakan untuk unit unit di perumahan.

“Sekitar tahun tahun 2003-an, ada proyek pembangunan perumahan mewah itu dan jalan Suko Semolo I menghilang. Itu sudah jadi berdiri bangunan rumah mewah,” jelas Sukardi, salah seorang warga sembari menunjuk gerbang perumahan Central Park.

“Hilangnya Jl Suko Semolo I yang persis berada di sebelah Timur Kantor Kelurahan Semolowaru (karena ‘dicaplok’ perumahan), mestinya memunculkan jalan pengganti yang menghubungkan antara Jl Suko Semolo Raya ke Perumahan Semolo Waru Indah dan kawasan di RT 1 dan RT 5 / RW 7 Suko Semolo.

“Namun sayangnya, Jalan Suko Semolo I yang harusnya menjadi pengganti malah tidak muncul di peta Dinas Tata Kota Surabaya, bahkan di Google Maps.

“Jalan penggantinya sih ada, ada jalannya, tapi ya digunakan untuk perumahan mewah itu, dan tertutup untuk warga luar perumahan,” tambah Sukardi.

Sampai berita ini diturunkan wartawan Suksesinasional.Com telah mencoba menghubungi Ferri AW, dari Bagian tata Ruang dan Fasum di Dinas Tata Kota Surabaya. Namun sampai deadline berita (Kamis 13 Pebruari), Ferii sepertinya enggan ditemui awak media, dan seakan sengaja menghilang.

Dua hari sebelumnya, tim telah menyerahkan tabloid Suksesinasional edisi 218 yang memuat berita soal hilangnya Jl Suko Semolo I kepada tim Bagian Tata Ruang Dinas Tata Kota Surabaya.

Apakah memang ada oknum di Dinas Tata Kota Surabaya yang bermain, sehingga Jl Suko Semolo I sengaja dihilangkan dari peta Surabaya?

Kecurigaan ini muncul karena proses perijinan pembangunan perumahan, penataan jalan, dan konsep site plan, harus melalui meja meja Dinas Tata Kota.

Sehingga apa yang menjadi alasan sehingga kepentingan masyarakat luas akan pentingnya akses jalan menjadi dikorbankan?

“Apakah ada dana yang mengalir ke kantong kantong oknum tersebut? Sampai berapa nilainya? Dan Siapa saja yang terlibat? Ikuti laporan selanjutnya. ..Bersambung. (tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here