Polda Jatim Gerebek Home Industri Jamu Kuat Ilegal Beromset Puluhan Juta Rupiah Per Bulan

0
131
FOTO Eklusif -- Barang Bukti Jamu Kuat Ilegal Disita Petugas (FOTOGŔER // Suksesinasional.Com )

SURABAYA–Suksesinasional.Com–Sebuah gudang dikomplek perumahan Babatan Pilang blok G1 No 11 Kecamatan Wiyung Surabaya digerebek petugas Direktorat Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Jatim Senin (24/02/2020).

Ditresnarkoba Polda Jatim Kombes Pol Cornelis M Simanjuntak didampingi Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko saat diloksi mengatakan. Gudang ini diduga dijadikan tempat memproduksi jamu kuat (lelaki) secara ilegal.

Kali ini Polisi juga menangkap seorang tersangka yang merupakan pemilik rumah gudang berinisial C

Ia menyampaikan, kasus tersebut berhasil dibongkar berkat informasi dari masyarakat tentang adanya rumah atau gudang yang memproduksi jamu kuat ilegal.

Setelah dilakukan penyelidikan, informasi itu ternyata benar. Ketika dilakukan pemeriksaan terhadap tersangka tersangka C. Dia mengaku memproduksi jamu ilegal sejak dua tahun lalu,” beber Cornelis.

Tersangka memproduksi jamu kuat berbekal dengan pengalaman saat dia bekerja sebagai peracik jamu kuat di Jawa Tengah.

Pelaku menggunakan bahan baku utama berupa tepung herbal dan sildenifil yang berkhasiat dapat memberikan kekuatan lebih lama ketika berhubungan seks.

Dua jenis bahan baku itu dikemas dalam wadah karung berukuran 60 kilogram. Saat dulakukan pengeledahan, polisi menemukan barang bukti 60 kardus berukuran besar berisi obat kuat siap edar.

Kita lakukan penangkapan karena pelaku tidak mengantongi surat izin dalam memproduksi jamu kuat tersebut.

Obat kuat itu dijual ke beberapa tempat dikawasan didaerah Jawa Timur. Pelaku menjual racikan obat kuat kepada para pembeli berbasis pesanan.

Setelah barang jadi, pelaku lantas mengirimya melalui jasa antar barang ekpedisi kepada para calon pembeli perseorangan. Dalam satu bulan tersangka mendapatakan keuntungan  sebesar 10- hingga 15 juta rupiah,” tutur Kornelis.

Akibat perbuatannya,  pelaku bakal dikenai sanksi pasal 196 dan pasal 197 KUHP karena terbukti menjual obat berbahaya tanpa surat uzin edar dengan ancaman 10 tahun penjara,” pungkas dia.(**)

Reporter = M.Rusdi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here