Antisipasi Dampak COVID-19, Pemkab Lamongan Tutup Semua Tempat Wisata

0
923

LAMONGAN — Suksesinasional.Com –Dampak penyakit akibat virus Corona atau bisa disebut dengan COVID-19, menjadi perbincangan baik internasional maupun nasional termasuk di Indonesia.

“Penyebaran virus yang belum ada imunisainya tersebut, di Indonesia saat ini sebatas meminalisir penyebaran. Tak ayal, pemerintah pusat maupun daerah membuat kebijakan-kebijakan unruk mengurangi dan membatasi penyebaran virus Corona.

Kenaikan dampak virus corona secara nasional dan tingkat provinsi hingga daerah terpaksa menutup alses -akses penyebaran virus corona, diantara menunda jadwal maskapai penerbangan, meliburkan lembaga pendidikan dan sejumlah tempat wisata.

“Terkait itu, akhirnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengambil sebuah kebijakan untuk menutup semua tempat pariwisata dimulai sejak hari ini Kamis (19/03/2020).

Karena untuk mengurangi jumlah kerumunan warga masyarakat agar terhindar dari terjangkitnya virus corona.

Kebijakan berdasarkan dengan melihat fenomena kenaikan dari angka 238 jiwa orang dengan resiko (ODR), pada hari Selasa (17/3/2020), menjadi 341 Orang Dalam Pemantauan (ODP) ada 2 orang.

“Menurut Ketua Timlak Gugus Penanggulangan Covid-19 menyampaikan, jika di Kabupaten Lamongan masih nihil dari dampak Covid-19.

” Semoga saja dampak penyebaran virus Corona tidak sampai masuk di Lamongan. Namun kita tetap harus waspada dan tetap menjaga kesehatan, terlebih mengantisipasi penyebaran virus corona, dengan menjalankan sesuai SOP, dan himbauan pemerintah Pusat maupun daerah, ” katanya.

“Yuhronur Efendi, dalam press Converence mengungkapkan, gugus penanganan percepatan Covid-19 , di ruang Dinkes Lamongan, Rabu (18/03/2020).

“Sebagaimana diinformasikan, ditingkat propinsi,dari kemarin 6 orang positif covid-19, saat ini menjadi 8 orang.

” Terkait itulah untuk mengantisipasi dan kewaspadaan penyebaran virus corona, Pemerintah Kabupaten Lamongan meniadakan kegiatan yang melibatkan banyak kerumunan orang, penutupan pariwisata, bahkan apel pegawai pun terpaksa kita hentikan. Hal tersebut bertujuan untuk memutus matarantai penyebaran virus corona.

” Selain itu pemkab Lamongan juga akan mengevaluasi tempat usaha hiburan malam, dan juga hajatan. Karena bagaimanapun kita juga tidak mau memaksakan apa yang menjadi hak, dan kami tetap menghargai.

Yang jelas kita harus tetap waspada terhadap penyebaran virus corona. Untuk itulah, kami butuh peran serta semua pihat termasuk awak media agar sosialisasi dan informasi apapun terkait penanganan dan pencegahan covid-19 bisa tersampaikan pada masyarakat Lamongan,” terang Pak Yes, panggilan akrab Sekkab Lamongan.

“Untuk sosialisasi pencegahan virus tersebut bersama stakehoder melakukan gerakan penyemprotan di tempat layanan dan fasilitas umum. Selain itu Pemkab Lamongan juga menghimbau untuk memperbanyak pemasangan wastafel beserta hand sanitizer, ditempat yang banyak dikunjungi orang.

“Bahkan sosialisasi tersebut akan di lanjutkan secara menyeluruh hingga pelosok wilayah Kab Lamongan, dengan fasilitas mobil milik Pemkab, TNI-Polri, dan fasilitas mobil milik desa.(rul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here