Pemda Tulungagung Umumkan Hasil Tes SKD Dan Sejumlah Nama Lolos SKB CPNS 2019

0
323
FOTO ISTIMEWA - Sejumlah Peserta Saat Mengikuti Tes SKB di Kantor Pemda Tulungagung (REPORTER // Ali - Har )

TULUNGAGUNG–Suksesinasional.Com — Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tulungagung telah mengumumkan sejumlah nama peserta yang telah lolos tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019.

Pengumuman hasil tes Selekasi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Pemda Tulungagung pada tahun ini mengacu pada Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor K26- 30/D6518/III/20.01, Tanggal 18 Maret 2020 tentang Penyampaian Hasil SKD CPNS Pemerintah Daerah Tulungagung Tahun 2019.

Pemerintah Daerah (Pemda) Tulungagung telah mengumumkan hasil Tes SKD CPNS 2019 pada hari Senin (23/3/2020).

Adapun rangkaian tes SKD telah dilaksanakan sejak tanggal 27 sampai tanggal 28 Februari 2020. Para peserta yang ikut seleksi CPNS yang mengikuti SKD sebanyak 9.754 peserta.

Bagi para peserta test SKD yang telah dinyatakan lulus berjumlah 1.505 peserta. Sedangkan yang berhasil lolos untuk mengikuti test tahapan berikutnya yaitu seleksi dengan sistem Computer Assisted Test (CAT). Bagi para peserta seleksi, pengumuman bisa diakses melalui situs www. bkd. tulungagung. go.id.

“Kepala BKD Tulungagung Arief Budiono melalui bidang pengadaan dan pengembangan ASN Catur Hermono dalam keterangan persnya mengatakan, BKN umumkan penundaan tes SKB CPNS 2019.

Setelah dinyatakan lolos, para peserta seleksi CPNS tahun 2019 akan mengikuti tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

“Namun lantaran ada pandemi virus Corona atau COVID-19, pemerintah setempat belum memastikan pelaksanaan Tes SKB demi menghindari penyebaran virus yang mematikan tersebut.

“SKB merupakan tahapan lanjutan setelah pelaksanaan SKD. Mereka yang berhak mengikuti SKB perserta yang dinyatakan lolos passing grade dan perankingan.

Jumlah mereka yang berhak mengikuti SKB adalah jumlah kebutuhan formasi dikalikan tiga.
Sementara untuk pelaksanaan SKB di instansi daerah wajib menggunakan CAT.

“Sedangkan, bagi instansi pusat yang tidak menyelenggarakan SKB dengan sistem CAT bisa menggunakan paling sedikit dua jenis tes lain.

Dalam hal jabatan yang bersifat teknis atau keahlian khusus seperti pranata komputer, instansi daerah bisa melaksanakan SKB dalam bentuk tes praktik kerja.

“Instansi daerah hanya diperkenankan menambah 1 jenis tes selain SKB dengan CAT dan diberikan bobot paling tinggi 40 persen dari total nilai atau hasil SKB.

Dengan demikian, bobot nilai SKB dengan CAT menjadi 60 persen dari total nilai atau hasil SKB.( Ali/har).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here