Polda Jatim Akan Bubarkan Masyarakat Yang Bergerombol di Warkop Maupun Ditempat Umum

0
1821

SURABAYA–Suksesinasional. Com — Penyebaran Virus Corona atau Covid 19 semakin tidak terbendung. Jumlah pasien yang dinyatakan positif terjangkit virus mematikan kian hari angka semakin menanjak.

Begitupun jumlah mereka yang akhirnya menghembuskan nafas terakhir akibat tidak mampu menahan ganasnya virus tersebut jumlahnya semakin hari semakin bertambah.

Kenyataan pahit itu membuat petugas Kepolisian daerah Jawa Timur (Polda Jatim) memberikan himbauan kepada semua masyarakat Jawa Timur agar tidak melakukan aktivitas yang menimbulkan penyebaran virus Corona.

Mulai malam ini Polda Jatim bersama Kodam V Brawijaya serta Pemprov Jatim akan membubarkan kerumunan warga baik ditempat umum, tempat hiburan maupun di sejumlah warung kopi.

Hal ini menindak lanjuti maklumat yang dikeluarkan oleh Bapak Kapolri terkait pencegahan Covid 19. Sejak malam Minggu 21 Maret 2020 kemaren, kami telah membubarkan beberapa tempat yang dijadikan untuk cangkrukan.

Dirinya akan melakukan langkah-langkah proaktif, dan kami telah memerintahkan semua jajaran TNI dan Polri untuk membubarkan tempat kerumunan warga, baik ditempat tempat hiburan maupun disejumlah warung kopi ,”ujar Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Luki Hermawan saat Konferensi Pers digedung Tri Brata Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya Senin (23/03/2020).

Luki menambahkan, pihaknya akan melakukan tindakan represif kepada warga yang bergorombol baik TNI maupun Polri. Kita akan tertibkan agar segera kembali ke rumah masing masing. Saya akan lebih tingkatkan lagi, bukan sekedar penyuluhan.

“Himbauan ini akan kami lakukan secara masif, supaya apa yang disampaikan agar masyarakat paham betul bahwa bahaya virus Corona semakin hari semakin meningkat.

“Namun kita tetap akan menjaga supaya masyarakat tidak panik, kita menyampaikan kepada masyarakat bahwa pemerintah betul betul memberikan perhatian kepada masyarakat agar terhindar dari penyebaran virus Corona ini,” kata Luki Hermawan.

Sementara itu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan, saat ini Pemprov Jatim telah menyediakan sebanyak 63 Rumah Sakit rujukan yang siap memberikan pelayanan bagi pasien yang terindikasi Covid 19.

Hingga saat ini total pasien di Jawa Timur yang positif terjangkit virus Corona sebanyak 41 orang” beber Khofifah.

Kami menghimbau kepada semua masyarakat agar tidak keluar rumah, kecuali ada urusan yang sangat penting. Kita hindari tempat- tempat yang mengudang banyak orang, seperti tempat hiburan tempat wisata maupun resepsi agar ditunda dulu.

Kita bersama Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya berkometmen untuk mencegah penyebaran virus ini. Agar mendapatkan hasil yang maksimal, maka harus diikuti kedisiplinan seluruh warga agar tidak selalu keluar rumah, kecuali ada urusan yang sangat penting,” tutup Khofifah.(**).

Reporter = M.Rusdi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here