Polda Jatim Akan Pidanakan Kerumunan Warga yang Masih Ngeyel

0
4863
FOTO ISTIMEWA -- Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya (KONTRIBUTOR /Suksesinasional.Com )

SURABAYA – Suksesinasional.Com – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) tidak segan segan membubarkan paksa bagi warga yang melakukan aktivitas yang dapat mengundang kerumunan warga.

“Selama masa tanggap darurat bencana Covid 19. Petugas TNI dan Polri akan menindak tegas, bahkan kalau masih ngeyel akan kita pidanakan,” ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Yudo Wisnu Andiko saat Konferensi Pers digedung Balai Wartawan Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya Selasa (24/03/2020).

“Sesuai instruksi Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan akan melakukan tindakan tegas dengan unit besar lengkap. Ada tim penyemprot, tim penindak. Bila diperlukan Polda Jatim akan melakukan tindakan seperti diatur dalam UU dan bisa dipidanakan.

Perwira dengan tiga melati emas di pundak itu menjelaskan, ancaman pidana merujuk KUHP Pasal 212 ancaman kekerasan dan menghalangi petugas serta Pasal 218 yakni kerumunan yang menghalangi dan dapat membuat musibah.

“Ancaman hukumannya setahun. Kita bisa melakukan penangkapan dan pemeriksaan jika sudah mengancam,” ujarnya.

Kendati demikian, Truno menegaskan jika langkah persuasif masih diutamakan. Hal itu, kata dia, berlaku selama masa tanggap bencana COVID-19.

“Selain itu, upaya pembubaran massa dilakukan sebagai tindaklanjut dikeluarkannya Maklumat Kapolri tanggal 19 Maret 2020.

“Kami melakukan kegiatan yang bersifat kepedulian kepada masyarakat terkait isi maklumat. Sejak malam minggu hingga saat ini kami melakukan pembubaran tindakan tegas dan terukur juga humanis untuk kerumunan orang-orang yang telah menjadi imbauan pemerintah terkait COVID-19,” katanya.

Untuk kebijakan belajar di rumah, ia mengaku jika aparat dari Polda Jatim dan jajaran sudah berupaya lakukan tindakan. Pasalnya masih banyaknya anak-anak yang masih main di tempat bermain dan warnet atau warung kopi.

“Beberapa remaja sudah kita lakukan juga penindakan persuasif,” tuturnya.(**)

Reporter = M.Rusdi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here