Tanggap Bencana Covid 19, Dirlantas Polda Jatim Akan Batasi Waktu Pelayanan Publik

0
348
FOTO ISTIMEWA --Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Budi Indra Dermawan Bersama Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko Saat Konferensi Pers di Mapolda Jatim (KONTRIBUTOR / Suksesinasional.Com )

SURABAYA — Suksesinasional.Com — Dimasa tanggap darurat Covid 19. Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jatim tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan mengikuti protokol Covid 19.

Hal ini berpedoman dengan maklumat Kapolri Nomor 01/III /tahun 2020 tanggal 19 Maret 2020.

Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Budi Indra Dermawan didampingi Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko saat Konferensi Pers mengatakan, pihaknya akan melaksanakan distancing sosial atau menjaga jarak.

Langkah tersebut akan diimplementasikan dengan cara mengurangi jam pelayanan kepada masyarakat mulai dari Jam 08 :00 Wib sampai jam 12 :00 Wib.

Dengan diterapkannya pembatasan waktu pelayanan kepada publik, otomatis akan dapat mengurangi atau membatasi dengan masyarakat,” ujar Kombes Pol Budi Indra Dermawan di Loby Gedung Tri Brata Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya Selasa (24/03/2020).

Lebih lanjut Budi menambahkan, pihaknya akan menutup beberapa gerai diantaranya pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) Corner, Mobil SIM Keliling.

Semua pelayanan SIM baru maupaun perpanjangan akan dipusatkan disemua kantor Satuan Administrasi SIM (Satpas) Induk yang ada di Seluruh Jawa Timur,” terang Budi.

Pembatasan waktu pelayanan karena saat ini pemerintah sedang gencar melakukan upaya pencegahan penularan virus Corona, melalui pembatasan kedekatan fisik antar warga atau yang lazim disebut Social Distancing.

Jadi kami batasi pelayanan. Semua sudah saya kasih tahu. Jadi tidak perlu datang diatas jam 12 :00 Wib mulai minggu depan, nantik kita kasih tahu lagi ,”tuturnya.

Saat ditanya awak media terkait penindakan para pengendara dijalan raya. Budi menjelaskan,  penegakan hukum kedisiplinan berkendara tetap akan dilakukan. Selama dapat membahayakan dirinya dan orang lain, ya harus ditindak, kita lihat fatalitasnya,” pungkas dia .(**)

Reporter = M.Rusdi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here