Polda Jatim Mediasi Habib Umar Abdullah dengan Petugas Gabungan, Keduanya Berdamai

0
30038
FOTO ISTIMEWA = Habib Umar Abdullah Assegaf Saat Menerima Kunjungan Petugas Polda Jatim (KONTRIBUTOR// Suksesinasional.Com)

SURABAYA – Suksesinasional.Com- Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) terus berusaha memediasi terkait kesalah pahaman antara Habib Umar Abdullah Assegaf dengan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) di Pos Check Point Exit Tol Satelit Jalan Darmo Surabaya beberapa waktu lalu.

Kejadian aksi saling dorong antara pengemudi mobil sedan Camry warna hitam dengan Nopol N 1 B yang belakangan diketahui adalah salah satu Pengasuh Majelis Roudhotus Salaf Bangil Pasuruan dengan petugas gabungan sempat viral dan menjadi perbincangan di Media Sosial (Medsos).

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, terkait insiden kesalah pahaman antara pengemudi mobil sedan Camry dengan Nopol N 1 B sejak awal petugas Polantas sudah menengahi kejadian tersebut sampai akhirnya yang bersangkutan (Habib Umar) agar putar balik karena melanggar PSBB Kota Surabaya Raya,” ujar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya Jum’at (21/05/2020)

Trunoyudo menambahkan, sejak awal petugas Kepolisian saat dilokasi sudah menengahi kedua belah pihak yang terjadi kesalah pahaman, namun keduanya emosi, sampai akhirnya terlibat aksi saling dorong dan adu mulut,” kata Trunoyudo.

“Kami berharap keduanya dapat menahan diri, apalagi saat ini masih dibulan suci Ramadhan. Kita semua saat ini sedang dilanda wabah pandemi dan sedang menghadapi pencegahan dan penanggulangan Covid19 ” tandasnya.

Atas kejadian itu, Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan, langsung melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak Habib Umar Abdulah Assegaf di Bangil Pasuruan Jawa Timur.

Hal ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Jatim bahwa Kapolres Pasuruan sudah berkomunikasi dan melakukan pendekatan persuasif secara kekeluargaan. Hasilnya Habib Umar Abdulah Assegaf telah menerima dan memaafkan secara pribadi atas kejadian tersebut” kata Trunoyudo.

Mediasi dilakukan oleh Polda Jatim untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif pada bulan suci Ramadhan serta menjelang hari raya Idul Fitri 1441 H.

Jawa Timur saat ini sedang menghadapi masa Pandemi Covid19. Jangan sampai insiden ini dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab sehingga dapat mengganggu kenyamanan beribadah dibulan suci Ramadhan tahun ini.

Pihaknya mengaku saat ini dua orang yang terlibat salah paham telah berdamai dan saling memaafkan satu sama lain,” tutup Trunoyudo.(**)

Reporter = M.Rusdi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here