Bid Propam Polda Jatim Selidiki Demo Bentrok Mahasiswa PMII di Pamekasan

0
316

PAMEKASAN – Suksesinasional.Com – Bid  Propam Polda Jatim terjun langsung ke Pemekasan untuk melakukan penyelidikan terkait aksi bentrok sejumlah mahasiswa PMII didepan Kantor Bupati Pamekasan Madura Jatim.

Petugas Propam Polda Jatim menerjunkan sejumlah Tim untuk melakukan penyelidikan atas peristiwa yang menyebabkan sejumlah mahasiswa terluka saat menggelar aksi demo pada hari Kamis Kemaren (24/6/2020).

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan, dari hasil penyelidikan yang sudah dilakukan, Bid Propam Polda Jatim sudah memanggil dan memeriksa sebanyak 28 saksi diantaranya, tiga orang dari Mahasiswa PMII, lima orang dari Satpol-PP dan 20 orang dari anggota Polri.

Trunoyudo menambahkan,kejadian itu mendapat perhatian dari Kapolda Jatim. Saat ini proses penyidikan yang dipimpin oleh Kabid Propam Polda Jatim Kombes Pol Puji Hendro Wibowo masih berlansung.

“Iya saat ini masih dalam proses penyidikan yang dilakukan oleh Propam Polda Jatim dengan dipimpin langsung oleh Kabid Propam Polda Jatim Kombes Pol Puji Hendro Wibowo, Jumat, (26/6/2020).

Penyidikan cepat ini atas perintah bapak Kapolda Jatim agar persoalan ini bisa segera selesai. Sementara itu, Kapolres Pamekasan AKBP Joko Lestari saat ini sedang melakukan dialog dengan pihak keluarga korban dan tentunya kedepannya menjadi solutif.

Kapolda Jatim sudah merespon cepat, sehingga semua pihak diharap menahan diri dan ikuti aturan yang berlaku. Semua pihak agar menahan diri dan saat ini sudah ditangani secara konperhensif, berdialog dan secara solutif,”kata Trunoyudo.

Kami sangat menyesalkan kejadian tersebut dan seharusnya tidak perlu terjadi, karena semua ada aturannya. Sementara tugas Polri mengamankan dalam setiap kegiatan sebagai pelayanan, pengayom dan pelindung masyarakat.

Harapan saya, silahkan semua menyampaikan pendapat sesuai dengan aturan yang berlaku. Polri akan melindungi untuk aksi demo.

Untuk sementara waktu kiranya bisa ditunda terlebih dahulu sampai pandemi Covid19 selesai, ataupun menunjuk perwakilan saja memberikan pendapatnya.

Karena kita ketahui masa Pandemi ini apabila berkumpul rentan terpapar Covid19 dan sangat membahayakan bagi diri sendiri maupun keluarga dan orang lainnya,” pungkasnya. (**)

Reporter = M.Rusdi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here